Kabar Dinas

Pemkab Trenggalek dan DIY Lakukan Penjajakan Kerjasama Warisan Budaya dan Cagar Budaya Kedua Daerah

Pemkab Trenggalek dan DIY Lakukan Penjajakan Kerjasama Warisan Budaya dan Cagar Budaya Kedua Daerah

Memiliki hubungan histori sejarah antar Trenggalek dan DIY, membuat dua wilayah ini mencoba melakukan penjajakan kerjasama warisan budaya dan cagar budaya. Dalam beberapa literature yang ada memang disebutkan bawasanya Trenggaklek memiliki hubbungan sejarah dengan Keraton Jogja tersebut. Bahkan ada yang mnyebutkan bawasanya Trenggalek merupakan saudara tua Jogja.

dsc_0049Dengan adanya keterkaitan ini kedua daerah bersepakat untuk melakukan penjajakan kerjasama melalui Travel Heritage. Penjajakan ini diawali dengan audiensi atar kedua daerah yang dilakukan di Gedung Bawarasa Komplek Pendopo Trenggalek.

Kedatangan rombongan tim dari Pemerintah daerah istimewa Yogyakarta tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin. Bertindak sebagai ketua rombongan dari DIY, Kabid Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lasmi Pratiwi, SS. MA, pasalnya Kepala Dinas Kebudayaan DIY berhalangan hadir karena ada tugas penting lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Kabid Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lasmi Pratiwi, SS. MA, menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan Travel Heritage. “Kegiatan ini diselenggarakan dengan daerah-daerah yang memiliki keterkaitan dengan sejarah dan budaya Kasultanan Yogyakarta,” jelasnya.Sehingga melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerjasama dalam pelestarian heritage antara DIY dan Trenggalek.

dsc_0062Sedangkan wabup Trenggalek saat dikonfirmasi mengenai kegiatan ini menyampaikan “saya sangat bersyukur mengapresiasi keinginan Pak Gubernur DIY `yang sekaligus Sri Sultan Hamengkubuwono ke-X, yang punya program Jogja untuk Indonesia. Selain Jogja untuk Jogja dan Jogja untuk Dunia. Untuk Program Jogja untuk In donesia ini akan mengaitkan antara kultur kesejarahan Jogja dengan jejaring peninggalan kesejarahan”.

“salah satunya adalah Trenggalek yang disebut bu Dian Perwakilan Dinas kebudayaan di sana, bahwa Trenggalek itu sebagai saudara tuanya Jogja. Jadi menurut kanjeng Sinuwun Hamengkubuwono I kita merupakan salah satu daerah yang ikut membantu Keraton Ngayogyakarta berdiri dari serangan penjajah kala itu”.

“Kami sangat berharap hal ini bisa digali, karena Kota ataudaerah yang kuat itu berasal dari identitas yang kuat juga. Proses ini nanti FGD dan ada Visit dari ahli-ahli, serta saat ini kita pameran mengenali Jogja, ini nanti akan membawa imbas memperkuat, mempertegas siapa sih Trenggalek dalam posisinya ditanah Jawa ini. Melihat keterkaitannya dengan Jogjakarta, keterkaitannya dengan yang lain-lain dalam sisi kesejarahan. Dan sejarah ini tidak boleh kita pungkiri pernah dipimpin Jogja, wong kita juga pernah dipimpin belanda kok”, ungkap wabup.

“Kita itu punya pabrik kopi yang bisa dioperasikan sampai sekarang juga peninggalan Belanda”, imbuhnya.

“Jadi sejarah ini dari waktu-kewaktu, tetapi akarnya itu tidak boleh hilang. Istilahnya wong jowo itu ojo sampek ilang jowone. Jadi kali ini kita itu belajar melalui semua element. Kalau ini bisa membumi apalagi nilai-nilai luhur itu bisa kita adopsi, saya piker ini merupakan salah satu poembentukan revolusi mental, lewat budaya. Ini juga salah satu kemajuan Trenggalek, lewat budaya Jawa secara keseluruhan melalui pariwisata khususnya pariwisata budaya”.

“Hal ini sangat saya Apresiasi, apalagi yang lebih membangkitkan ini (sambil menunjukkan buku Ensiklopedi yang diberikan oleh Pemerintahan Jogja)”, pungkasnya
Sumber : menaksopal.id

Next article Libur Natal, Tempat Wisata di Trenggalek Dipadati Wisatawan
Previous article Pemerintahan Emil Dardak Rotasi Pejabat Eselon II

Related posts

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *