Kabar Dinas

Dialog Interaktif Disbudpar Jatim dan Bupati Trenggalek

Dialog Interaktif Disbudpar Jatim dan Bupati Trenggalek

Trenggalek, PusakaNews – Dialog interaktif kali ini bersama Kepala Disbudpar Jatim Dr H Jarianto MSi, Bupati Trenggalek Dr Emil Elestianto Dardak MSc, dan Pengamat Seni Budaya Pariwisata Prof Dr Setya Yuwana MA saat berdiskusi dan berdialog untuk mencari masukkan dan usulan dalam upaya pengembangan dan peningkatan kepariwisatan di Jatim, diantaranya Kabupaten Trenggalek .

Dialog Interaktif dengan tema Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata di Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur kembali melangsungkan kegiatan dialog interaktif dalam membangun kebudayaan dan pariwisata di Jatim, dengan masyarakat kabupaten Trenggalek.

Dialog interaktif kali ini sebagai bentuk  publikasi kebudayaan dan pariwisata yang ada di provinsi jawa timur khususnya kabupaten trenggalek, untuk menunjang terwujudnya masyarakat Trenggalek yang sejahtera dan berkarakter dalam mengembangkan kebudayaan dan kepariwisataan yang berdaya saing dan berkelanjutan, acara tersebut di langsungkan di alun-alun Kabupaten Trenggalek.

Emil Dardak Bupati Trenggalek  dalam kesempatan tersebut mengatakan, ” Trenggalek memiliki kontur pegunungan yang sangat indah, mempunyai Desa wisata yang ada di Kec Watulimo telah diresmikan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia  bahkan diakui oleh Asosiasi Pemda se Asia Pasifik sebagai duta durian internasional, dengan luas lahan 650 hektar, akan terus kita kembangkan untuk bias bersaing dengan Negara lain.

Lain halnya yang di sampaikan Dr H Jarianto MSi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim mengatakan, “Dengan di bangunnya Jalan Lintas Selatan akan menjadikan kawasan tersebut tujuan wisata baik domistik maupun internasional, maka dari itu bagaimana strategi yang akan di kembangan oleh daerah tersebut, tentunya Disbudpar provinsi Jatim akan mendorong kawasan tersebut,  menjadi kawasan strategi nasional.

Untuk menumbuhkan pariwisata yang menjadi jujugan wisatawan, perlu didukung oleh program yang cemerlang, semisal promosi daerah wisata itu sangat di butuhakan, tidak cukup dengan brosur-brosur akan tetapi melalui media online, Facebook, Web, biro perjalanan, PHRI dan lain-lain. Kita mempunyai beraneka ragam tempat wisata yang tentunya tidak di miliki oleh daerah lain atau negara lain, misalkan wisata kebudayaan dengan mengumpulkan para creator untuk diajak berdialog guna membangun dan mengembangkan potensi budaya dan pariwisata” . Ucap Prof. Yuwana Pengamat Seni Budaya Pariwisata dari UNESA. Zack.

Sumber: PusakaNews

Next article Tiga Tempat Liburan Asyik di Trenggalek
Previous article Jalur Wisata Prigi Menjadi Prioritas Dinas Pariwisata Trenggalek

Related posts

2 Comments

  1. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable.

    Reply

Leave a Comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *